Padi Mustaban (Mutasi Radiasi Varietras Banten)

Category: Pendidikan

Dipublikasikan oleh daerah: PROVINSI BANTEN Pada Tanggal: 2019-06-17 20:01:18 Views: 109

Latar Belakang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten  melanjutkan kerja sama dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi nuklir bagi kesejahtraan masyarakat, seperti dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN) telah melakukan penelitian dan pengembangan serta pemanfaatan teknologi nuklir di berbagai bidang, diantaranya kesehatan, industri, lingkungan dan pertanian. Di bidang pertanian, BATAN telah mampu melakukan pemuliaan tanaman dengan menggunakan teknik radiasi untuk mendapatkan bibit tanaman yang unggul. Melalui Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR), BATAN akan segera melepas varietas dua varietas tanaman pangan.

Pertama, Varietas tanaman padi dengan nama MUSTABAN merupakan singkatan dari Mutasi Radiasi Varietas Banten. Mustaban mempunyai beberapa keunggulan misalnya umur panen hanya 103 hari, produksi rata-rata 6,59 ton/ha, potensi hasil sampai 10,86 ton/ha, beras kepala utuh 92,48%, kadar amilosa 13,13 sehingga nasinya empuk dan pulen, tahan terhadap penyakit blast dan agak tahan wereng, anakan tanaman produktif 18 bh/rumpun.

Mustaban merupakan hasil perbaikan varietas padi lokal Banten dengan nama "Kewal" dengan menggunakan teknik radiasi.

Padi Kewal adalah padi bulu, ada bulu putih dan bulu hitam, yang termasuk kedalam jenis padi Javanica dan famili oryza sativa. Padi Kewal memiliki sifat-sifat superior seperti (1) tahan hama dan penyakit, (2) toleran dengan masukan rendah (tidak memerlukan pemupukan), (3) memiliki rasa dan aroma yang khas. Sedangkan Sifat inferior dari padi ini adalah (1) umur panjang (6-7 bulan), (2) produksi rendah, dan (3) relatif sukar dirontokkan.

Umur padi kewal dapat diperpendek dari 170 hari menjadi 150-160 hari. Banyak petani yang menanam padi tersebut terutama di Kec. Ciomas, Cinangka dan Mancak. Bahkan di desa Siring, kec. Anyer hamper 80 % petani menanam padi kewal untuk mengisi lumbung pangannya (“leuit”). Pada tahun 2010 Padi kewal telah dilepas oleh Menteri Pertanian menjadi varietas lokal dari Provinsi Banten dengan nama SR 1 (pulen, wangi, bulu hitam panjang), SR 2 (tidak wangi, bulu putih panjang) dan SR 3 (bulu putih pendek, tidak wangi).


Tujuan dan Manfaat

tujuan :

1. Mengetahui prospek pengembangan padi mustaban (Mutasi Radiasi Varietas Banten) dengan sistem mutasi radiasi 

2. Meningkatkan produksi pertanian, khususnya padi untuk mendukung surplus 10 juta ton beras

3. Mengembangkan varietas padi lokal

4. Meningkatkan pemanfaatan sumber daya lahan pertanian

5. Mendukung Program Peningkatan Beras nasional (P2BN)

Manfaat :

1. Nilai tambah bagi Petani/masyarakat


There are no comments yet.
Authentication required

You must log in to post a comment.

Log in

Related Videos

SIM-LONTAR

PROVINSI JAWA TIMUR | 9 months ago

JINGLE BAPENDA BANTEN

PROVINSI BANTEN | 9 months ago

Profil Bapenda untuk Pelayanan Publik

PROVINSI BANTEN | 9 months ago

Padi Mustaban (Mutasi Radiasi Varietras Banten)

PROVINSI BANTEN | 9 months ago